Nanan Berharap Pelatihan Desain Grafis Bisa Dukung Mahasiswa Kuasai Skill Teknologi

Salah satu visi STKIP Muhammadiyah Kuningan yakni unggul dalam kewirausahaan bukan sekedar kata-kata saja, namun terus diterjemaahkan dalam berbagai bentuk kegiatan, salah satunya memberikan pelatihan khusus desain grafis yang dilaksnakan oleh prodi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK).

Workhshop atau pelatihan desain grafis dibuka langsung oleh Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan, Nanan Abdul Manan, M.Pd, Jum’at (8/1/2021), di Aula Gedung C Lantai 3.

Dalam sambutannya, Nanan mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh Kaprodi PTIK. “lembaga sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang sifatnya dapat mengembangkan potensi mahasiswa, kami harap dengan pelatihan desain grafis bisa mengasah skill mahasiswa dalam penguasaan teknologi,” papranya.

Lanjut Nanan, “kegiatan ini sangat penting sebagai penopang atau menyiapkan lulusan yang memiliki jiwa entrepreneurship, sehingga siap menghadapi persaingan yang ketat di era milenial seperti sekarang ini.”

“Saat kita meliliki keterampilan berwirausaha, sebenarnya kita juga sedang berupaya untuk memberi kebermanfaatan untuk orang lain,” pesan Nanan.

Disampaikan juga oleh Asep Mahpudin, M.Kom selaku Ketua Prodi PTIK sekaligus sebagai narasumber dan Owner Naura Grafika Offset, bahwa workshop kali ini sebagai penguatan dari mata kuliah aplikasi komputer grafis, yang mana selama satu semester kemarin mahasiswa hanya melakukan perkuliahan dan praktek melalui kuliahan daring saja.

Dan untuk memantapkan kembali kemampuan mereka, sengaja kami menggagas pelatihan ini, yang dihadiri oleh mahasiswa semester satu dan tiga, tentunya dengan menghadirkan dua narasumber yang sudah expert di dunia desain grafis, bahkan sudah diterapkannya dalam dunia bisnis digital printing, yakni Syahrudin, Owner Lins Digital Printing, dan Silva Yuliani, Owner Kaos Kuningan, terang Asep.

Kegiatan ini rencananya akan berjenjang, dan akan terus kami perkuat juga dengan bentuk pelatihan-pelatihan lainnya yang berbau teknologi, karena sudah jadi keniscayaan bagi kita, kalau aktivitas keseharian kita lebih banyak menggunakan teknologi.

Walaupun peserta cukup membludak, namum peserta tetap patuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, hand sanitizer dan cek suhu tubuh sebelum kegiatan dimulai. (sekre)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *